NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Unsur yang harus ada pada SKP PNS terbaru tahun 2022

Monday, June 13, 2022 | June 13, 2022 WIB Last Updated 2022-09-29T15:11:13Z

Penilaian SKP PNS menjadi ukuran objektivitas dalam kaitannya dengan evaluasi dan pemberdayaan PNS, yang dilakukan dengan menggunakan kinerja SKP sebagai indikator rencana kinerja dan tujuan yang dicapai dan dicapai selama periode tertentu adalah dipertimbangkan.


SKP juga harus didasarkan pada rencana dan tujuan kinerja yang realistis ketika dibuat dan dipandu oleh apa yang diinginkan atau telah dilakukan PNS.

Informasi untuk mempersiapkan UPC untuk pelaksanaannya didasarkan pada kedudukan, fungsi, wewenang, peran dan tanggung jawab masing-masing agen, yang secara khusus diatur oleh struktur organisasi dan kepengurusan masing-masing agen.

Hal-hal yang harus dicantumkan dalam penulisan SKP 2022 terbaru

Ada tiga unsur utama dalam penyusunan SKP, yaitu: tanggung jawab dan jabatan, peringkat kredit dan tujuan.

tanggung jawab dan posisi

Tugas dan jabatan dalam pembuatan SKP harus didasarkan pada determinan kinerja, yang penjelasannya dijabarkan berdasarkan tugas, tanggung jawab, dan wewenang pada fungsi dari tingkat terendah hingga tertinggi.

solvabilitas

Kelayakan kredit menjadi satuan nilai setiap pekerjaan dalam SKP atau dapat juga merupakan nilai kumulatif dari setiap pekerjaan yang dilakukan atau yang akan dilakukan oleh setiap pegawai negeri sipil dan hasil total solvabilitas atas kinerja setiap pegawai negeri sipil.

Tujuan pertunjukan

Tujuannya adalah untuk merencanakan pelaksanaan tugas yang akan dilakukan oleh masing-masing agen yang membentuk UPC, dengan memperhatikan pelaksanaan pekerjaan yang terdiri dari berbagai aspek mulai dari kualitas, kuantitas, waktu dan biaya.

Kuantitas implementasi dapat berupa konsep, dokumen, laporan atau surat keputusan yang berkaitan dengan tujuan kinerja.

Waktu adalah ukuran tujuan kinerja berbasis waktu, dalam hal ini lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap rencana kerja, dihitung berdasarkan waktu seperti bulan, kuartal, atau kuartal.

Biaya mengacu pada kebutuhan anggaran yang digunakan untuk menyelesaikan setiap pekerjaan dalam jadwal kerja nominal yang berkisar dalam jutaan, puluhan juta, atau bahkan ratusan juta.

Informasi Nilai SKP

Setiap jenis pekerjaan dalam kompilasi UPC memiliki skornya sendiri, yang diperkirakan dengan menjumlahkan nilai masing-masing indikator. Misalnya, skor standar sangat baik adalah 91-100, dan skor indikator baik adalah 76-90. dan dianggap tidak cukup jika skor SKP 51-60 poin dan biasa-biasa saja jika skor kinerja hanya 50 ke bawah.

Tag Terpopuler