NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Revisi Juknis Tunjangan Insentif GBPNS 2021

Saturday, June 4, 2022 | June 04, 2022 WIB Last Updated 2022-06-07T10:44:59Z

Dirjen Pendidikan Kementerian Ibadah akhirnya mengubah petunjuk teknis pemberian insentif bagi guru negeri yang mandiri. Sebelumnya, pada akhir Desember 2020, petunjuk teknis pemberian fasilitas insentif telah ditandatangani Dirjen Diknas N.7242 tahun 2020.


Dia adalah direktur jenderal pendidikan. 3877 Tahun 2021, yang mengacu pada Dirjen Pendidikan Islam. 7242 2020, yang menunjuk pada orientasi teknologi insentif bagi guru non-publik di madrasah Raudlatul Atfal pada tahun 2021.


Perubahan pada pedoman teknis ini terutama terkandung dalam bagian manfaat insentif nominal, paragraf 3, mekanisme pemberian.

Revisi Juknis Tunjangan Insentif

Pelajari lebih lanjut tentang kondisi dan prioritas guru yang menerima tunjangan insentif pada tahun 2021


Berdasarkan salinan Perintah Dirut RakyatPos.ID, terdapat beberapa perubahan redaksional di bagian nominal tunjangan insentif.


Kompensasi insentif lama menetapkan titik dalam garis teknis (2020 DDR n.7242) bahwa penerima akan menerima Rp 250.000, - bulanan, yang akan diterima dalam satu tahun. 3.000.000,-


Besarnya manfaat insentif adalah 250.000 rupiah per bulan - (dua ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan dan berlaku selama 12 (dua belas) bulan (Januari sampai dengan Desember 2021), sehingga total pendapatan untuk keduanya 1 (satu)) tahun, jumlahnya adalah Rp 3.000.000. (Tiga juta rupiah) Jumlah ini sepenuhnya ditransfer ke master, tidak ada pengurangan, pengurangan atau pengurangan yang diperbolehkan dengan alasan apapun kecuali pajak, peraturan ... ".


Petunjuk Teknis Akhir Manfaat Insentif Pada titik ini, Direktorat Jenderal Pendidikan n. Pada tahun 2021, 3877 dikurangi dengan banyak denda, terutama untuk mengurangi pendapatan dalam satu tahun. Kemudian kita membaca: "Jumlah manfaat insentif adalah 250.000 rubel per orang per bulan (dua ratus lima puluh ribu rupee)."


Lily September GBPNS Insentif Tunai:


Pada titik berikutnya, titik B, terjadi perubahan yang lebih mendasar. Petunjuk teknis lama mengatakan: "Setiap guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan dalam petunjuk teknis ini mendapat manfaat insentif (Rs. 250.000 per bulan atau Rs. 3.000.000 per tahun), bahkan jika dia mengajar 2 (dua) madrasah atau lebih. ."


Dalam hal ini, frasa "3.000.000 per tahun" telah dihapus dan frasa "sesuai anggaran (saat ini)" "telah ditambahkan. Oleh karena itu, dalam juknis baru-baru ini diubah menjadi berbunyi: "Setiap guru yang memenuhi kriteria dan persyaratan yang disebutkan dalam juknis ini akan menerima insentif bulanan Rp 250.000 berdasarkan anggaran saat ini (saat ini), bahkan jika mengajar di 2. Armenia (dua) madrasah atau Lebih dari itu.”


Selain perubahan tersebut, pada bagian "Fasilitas insentif nominal" ditambahkan bagian, yaitu butir c, yang tertulis:


Distribusi tunjangan insentif guru adalah tanggung jawab orang yang bertanggung jawab dan proporsional, karena, dengan cara ini, tidak ada pemotongan, rabat atau pengurangan yang diperbolehkan oleh siapa pun kecuali pajak berdasarkan peraturan ini.


Untuk lebih jelasnya, baca dan unduh Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan n. 3821 Tahun 2021, yang meliputi perubahan Dirjen Pendidikan Islam. Madrasah Raudlatul Atfal tahun 2021. Gunakan tombol unduh di bawah untuk mengunduh.


Hal ini terkait dengan Kajian Pemberian Insentif GBPNS 2021 yang tertuang dalam Perintah Eksekutif Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama baru-baru ini.

Tag Terpopuler