NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Juknis Tunjangan Insentif Guru Madrasah Tahun 2021

Friday, June 10, 2022 | June 10, 2022 WIB Last Updated 2022-06-10T21:39:00Z

Petunjuk teknis kenaikan pangkat guru madrasah tahun 2021 telah diterbitkan. Aturan tersebut diperkenalkan pada akhir Desember 2020 sebagai dasar distribusi hibah insentif untuk madrasah tanpa GBPNS ( GBPNS ) di Kementerian Agama, tetapi baru-baru ini diterbitkan.


Ini adalah SK Dirjen Pendidikan Islam No. 7242 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Hibah Insentif Bagi Pegawai Non BUMN di Rudlatul Atfal dan Madrasah Tahun 2020.


Peraturan tentang petunjuk teknis tentang hibah kinerja juga menegaskan bahwa Departemen Agama akan mengalokasikan kembali hibah yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2018. Pemberian hibah insentif ini merupakan terobosan Kementerian Agama yang terus memberikan hibah serupa untuk tutor, hibah sepulang kerja. Resolusi Ditjen No. 19 Tahun 2017 dibatalkan dengan “Perubahan Peraturan Guru Nomor 74 Tahun 2008” tentang Guru.


Meski demikian, Kemenag meyakini bahwa pemberian penghargaan bagi guru yang bukan PNS masih sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, Kementerian Agama telah memperkenalkan hibah baru yang disebut "Hibah Insentif" untuk guru non-PNS. Dasar hukum pos ini adalah KMA No. 1 untuk guru yang bukan PNS .

Juknis Tunjangan Insentif 2021


Selain aturan teknis RakyatPos.ID, pemberian insentif merupakan tunjangan yang diberikan kepada guru non-PNS yang bekerja di RA dan madrasah. Guru-guru yang bukan anggota NTC ini mengajar di RA dan madrasah yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat.


Jumlah dan penerima Penghargaan Prestasi 2021


Nilai nominal bonus kinerja pada tahun 2021 tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Setiap guru tamu akan menerima hibah bulanan sebesar Rp 250.000 selama satu tahun. Atau rupiah akan diterima dalam setahun. 3 juta.


Setiap semester dibagikan dan dikirim langsung ke rekening guru masing-masing.


Guru RA dan madrasah yang bukan PNS, CPNS, Kementerian Agama atau PPPC di departemen lain berhak atas performance grant. Selain itu, yang bersangkutan bukanlah guru yang mumpuni. Agar memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa, seorang guru harus memenuhi kriteria berikut:

  1. Aktif belajar di RA, MI, MC atau MA/MAK dan mengikuti program SIMPATIKA (Sistem Informasi Guru dan Pendidik di Kementerian Agama);
  2. sertifikasi yang gagal;
  3. Nomor PTK Departemen Agama ( NPK ) dan/atau Nomor Unik Guru dan Tenaga Kependidikan (NUPTK);
  4. guru yang mengajar di unit tata usaha utama Kementerian Agama;
  5. Status guru tetap madrasah, yaitu B. Guru non PNS diangkat oleh pemerintah/pemerintah daerah, kepala negara dan/atau organisasi penyelenggara jasa pendidikan untuk jangka waktu paling sedikit 2 (dua) tahun dan mendapat izin dari Departemen Agama untuk mendaftar pada unit administrasi dasar madrasah dan untuk melaksanakan tugas utamanya sebagai guru. Preferensi diberikan kepada guru dengan pengalaman kerja yang panjang (dikonfirmasi dengan sertifikat karyawan senior);
  6. Memiliki kualifikasi pendidikan S-1 atau D-IV;
  7. Lakukan setidaknya 6 jam tekanan kerja pribadi di Satminkala;
  8. Bukan penerima bantuan tersebut yang dananya berasal dari DIPA Departemen Agama.
  9. Belum memasuki usia pensiun (60 tahun). Preferensi diberikan kepada guru senior.
  10. Tanpa mengubah status guru Ra dan madrasah.
  11. Tidak sebagai pegawai tetap pada organisasi selain RA/madrasah.
  12. Tidak memegang jabatan bersama di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif.
  13. Bonus kinerja dibayarkan kepada guru yang diakui sesuai oleh Sympathica (sertifikat kesesuaian telah terbukti).

Unduh Panduan Teknis Pembayaran Insentif 2021.


Penyaluran hibah insentif bagi guru yang bukan PNS di Rudlatul Atfal dan Madrasah pada tahun 2021 sesuai dengan Peraturan Dirjen Pendidikan No. 7242 tahun 2020.

Aturan dan lampiran 8 halamannya menjelaskan latar belakang, arti dan tujuan pendanaan. Ini membahas tujuan dan kriteria penerima manfaat, sumber pendanaan, pemantauan melanisme yang tepat selama implementasi, dan pemberian insentif untuk evaluasi dan pelaporan.

Untuk melakukannya, unduh dan baca ketentuan manual ini dengan mengklik tautan di bawah.

Secara nominal, gaji berbasis kinerja masih jauh dari yang diharapkan semua guru. Namun, salah satu target pembayaran insentif tahun 2021 diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja guru.

Tag Terpopuler